MTA Resmikan 4 Cabang di Kabupaten Klaten

Klaten, 8 Nopember 2009
Bertempat di pusat kota Kabupaten Klaten hari Minggu tanggal 8 Nopember 2009 MTA meresmikan 4 cabang di Perwakilan Kab Klaten, masing-masing yaitu cabang Klaten Utara, cabang Juwiring 3, cabang Juwiring 4 dan cabang Ceper 2. Dengan bertambahnya 4 cabang baru di Klaten tersebut kini cabang-cabang Yayasan MTA berjumlah 171 cabang yang tersebar di seluruh wilayah Tanah air ini. Acara peresmian ditandai dengan penyerahan SK pengukuhan para pengurus dari 4 cabang tersebut yang diserahkan langsung oleh ketua umum MTA Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina.

Selanjutnya dalam arahannya setelah melantik para pengurus, Al-ustadz selaku ketua umum MTA menjelaskan bahwa MTA adalah sebuah lembaga pendidikan dan dakwah yang punya hak untuk tumbuh di mana-mana di seluruh wilayah tanah air ini. Sedangkan keberadaan MTA adalah untuk mengajak umat muslim untuk kembali kepada Al-qur’an dan sunnah agar menjadi umat muslim yang baik, sebagaimana difirmankan Allah dalam Al-qur’an surat Fushshilat ayat 33 berikut :
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” [QS.41:33]

Sedangkan untuk menjadi muslim yang baik harus paham akan Al-qur’an, untuk paham Al-qur’an tentu harus dipelajari, sebab mempelajari Al-qur’an adalah wajib bagi umat Islam ini seperti disebutkan Allah dalam surat Shaad ayat 29 berikut :
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran [QS.38:29].

Beliau jelaskan pula bahwa tumbuhnya cabang-cabang MTA ini bukan kemauan dari pusat tetapi justru kemauan dari bawah, dimana setelah sekelompok orang melakukan kajian yang dibina dari MTA selama 2 atau 3 tahun dan merasa siap untuk bergabung dengan MTA, maka barulah MTA pusat akan meresmikannya. Al-ustadz tegaskan pula bahwa untuk menjadi pengurus MTA ini tidak ringan dan tidak boleh mengharapkan gaji, karena pengurus pusatpun juga tidak mendapatkan gaji.

Acara peresmian di Alun-alun kota Klaten yang dihadiri lebih dari 20.000 orang ini juga dihadiri oleh ketua MUI Kota Surakarta Dr. dr. Zaenal Arifin A, SpPD, ketua MUI Kabupaten Klaten, Bupati Kepala Daerah Kab Klaten Drs H. Sunarno, SE, MHum, dan pembicara inti pada pengajian akbar ini yaitu KH Dr. Amrullah Ahmad dari MUI Pusat Jakarta.

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>