Masuki Era 4.0, Pemuda Islam Harus Jadi Pemenang

Karanganyar – Bertempat di gedung Umar bin Khottob komplek pondok pesantren MTA, dusun Tunggul Sari, desa Pojok, kecamatan Mojogedang, Karanganyar berlangsung pengajian gabungan pemuda MTA perwakilan Karanganyar. Pengajian yang berlangsung pada Senin sore kemarin dihadiri lebih dari 700 orang pemuda MTA dari 50 cabang MTA se-perwakilan Karanganyar.

Pengajian menghadirkan pembicara Ustadz Nur Kholid Saifullah, Lc, M.Hum selaku Mudir pondok pesantren MTA. Hadir pula menyampaikan tausyiah dalam pengajian ini Ketua MTA perwakilan Karanganyar, Ustadz Sunarno, S.Sos., M.Hum yang mendorong pemuda agar menggunakan potensi yang dimiliki untuk berjuang di jalan Allah.

Sementara dalam materinya, Ustadz Kholid menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang memasuki era 4.0 atau revolusi industri generasi keempat dimana robot akan menggantikan semua peran manusia. Kondisi ini menjadikan umat islam telah jauh tertinggal jika dibandingkan dengan orang kafir. Oleh karena itu, umat islam terutama pemuda harus berani keluar dari zona nyaman, merevolusi pola pikir, dan harus menjadi pemenang zaman dengan menjadi produsen dan jangan lagi hanya menjadi konsumen.

Ustadz Kholid juga mendorong pemuda agar menggali dan menekuni ilmu Allah yang tak terbatas. Dengan melaksanakan sa’i yaitu bangkit bergerak di semua lini dan yakin bahwa kemenangan pasti akan datang.

Ketua pemuda MTA perwakilan Karanganyar, Jamaluddin, A.Md. mengatakan pengajian gabungan ini rutin diselenggarakan setiap empat bulan agar para pemuda MTA mendapatkan motivasi dalam berjuang di jalan dakwah. Serta mengamalkan istilah “isy kariman au mut syahidan” yang berarti hidup mulia atau mati syahid.

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>