Kisah Irawati, Jatuh Bangun Selamatkan Diri dari Gempa Bumi

Kota Palu – Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang akan terjadi pada dirinya saat bencana itu begitu dekat. Yang bisa dilakukan hanyalah terus berikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Kuasa. Berikut kesaksian salah seorang warga kota Palu yang jatuh bangun menyelamatkan diri saat terjadinya gempa bumi dahsyat pada tanggal 28 September lalu. Wilayah kelurahan Petobo, Palu Selatan ditimpa musibah yang tidak terduga. Pemukiman padat penduduk itu sekarang hancur diguncang gempa bumi dan digulung tanah likuifaksi. Harta yang selama ini dikumpulkan semua hilang dalam sekejap. Keluarga yang disayangi telah berpisah. Hanya tinggal tumpukan sampah bercampur tanah. Salah seorang warga kelurahan Petobo, Irawati menceritakan dahsyatnya gempa bumi dan likuifaksi yang menjadikan tanah seperti bergelombang.

Ia bertutur, sebenarnya pada Jumat sore itu, warga sudah merasakan adanya gempa. Namun warga tidak menyangka bahwa gempa-gempa kecil itu sebagai peringatan sebelum datangnya gempa yang lebih besar.

Kita tidak pernah mengetahui kapan ajal itu akan dating, persiapkan setiap saat bekal untuk menuju kampung akhirat yang abadi. Selalu dekatlah dengan Allah setiap saat.

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>