Jadi Budak Cinta Artis dan Drakor, Termasuk Perbuatan Sia-sia

Surakarta – Bertempat di gedung MTA pusat kota Surakarta Ikatan Mahasiswa MTA IMAMTA putri menggelar kegiatan Jiimat atau kajian IMAMTA pusat bagian satu pada Sabtu 14 Desember 2019 pagi. Kajian diikuti oleh 350 peserta dari berbagai delegasi cabang dan perwakilan MTA di wilayah Solo raya. Kajian mengusung tema Muhasabah diri, mengatur strategi menuju hati yang lebih suci dengan pemateri pembina Sie Keputrian MTA pusat ibu Rahayu Utami Sari, S.H, Sp.N.

Dalam paparannya, ibu Rahayu juga menyoroti permasalahan budak cinta atau bucin yang dialami pemuda milenial dewasa ini terhadap hal hal yang berbau Korea, menurutnya terlalu berlebihan dalam mengidolakan sesuatu seperti artis dan drama korea tidaklah mencerminkan akhlaq seorang muslimah yang baik, karena termasuk ke dalam perbuatan yang sia – sia.

Sementara itu ketua panitia, Ummi Muniroh mengatakan kajian IMAMTA digelar bertujuan untuk memupuk ukhuwah persaudaraan antar pengurus dan anggota IMAMTA serta dengan seluruh warga MTA di wilayah Solo raya. Ia berharap kegiatan ini dapat merubah muslimah MTA menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara bermuhasabah di akhir penghujung tahun 2019 ini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>