Ida Aisha

20150430000128Ida Aisha, kali pertama mengenal dunia radio saat merintis berdirinya radio kampus Fiesta FM di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, pada 1999 silam. Selain menjadi penyiar, ia pun belajar berorganisasi di radio tersebut. Di luar kampus UNS, ia juga bergabung dengan mahasiswa dari sejumlah kampus di Solo dalam sebuah kegiatan kampus. Dalam kegiatan tersebut, ia mempraktikkan ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah. Mulai dari teknik wawancara, menulis naskah radio, hingga siaran.

Pada tahun 2000, menjadi sejarah tersendiri baginya saat melamar menjadi penyiar di sebuah radio swasta. Tak bertahan lama, ia tertantang untuk mengasah kemampuan ilmu jurnalistiknya dengan mengikuti magang reporter sebuah radio di Jakarta pada 2001. Lalu pada 2003, di tengah-tengah mengerjakan skripsi, ia melamar sebagai penyiar sebuah radio di Madegondo, Grogol, Sukoharjo. Saat berstatus sebagai penyiar di daerah Madegondo, ia mengikuti lomba penyiar yang diselenggarakan sebuah radio di Solo. Tak menyangka, pada lomba yang baru kali pertama diikutinya itu, ia berhasil meraih juara pertama.

Begitu diwisuda dan resmi menyandang gelar Sarjana Sosial pada pertengahan 2004, ia mencoba melamar ke salah satu surat kabar yang ada di Solo dan resmi bergabung menjadi reporter di koran lokal itu sejak akhir 2004. Berbagai bidang liputan pernah dijalaninya, mulai dari ekonomi, pendidikan, politik, perkotaan, olahraga, dan kriminal. Pengalaman berkesan baginya ialah saat meliput secara langsung peristiwa gempa bumi di Klaten pada Mei 2006 disusul peristiwa letusan gunung Merapi di tahun yang sama.

Namun karena sesuatu hal, akhirnya ia memutuskan keluar dari koran tersebut pada awal 2007. Dua tahun berlalu, ia kembali melamar menjadi reporter di salah satu koran lokal di Solo. Sepuluh hari melakukan peliputan di lapangan, akhirnya ia lolos seleksi untuk menduduki posisi redaktur. Profesi ini masih betah dijalaninya hingga kini. Di koran ini pula, ia ambil bagian dalam menulis buku tentang ibunda Presiden Jokowi. Buku tersebut berjudul “Perempuan Berhati Ikhlas Sekelumit Kisah Sudjiatmi, Ibunda Jokowi.”

 Pada Oktober 2014, ia menerima tawaran untuk bergabung di Radio Persada FM. Lalu pada November 2014, kali pertama ia kembali merasakan nikmatnya kembali siaran di radio yang sudah sejak lama diidam-idamkannya. Bergabung di media dakwah, merupakan salah satu hal yang sangat disyukurinya karena seluruh kru memiliki visi misi berjuang di jalan Allah SWT. Di sela-sela bekerja di koran dan radio, ia masih menyempatkan diri sesekali menulis cerita anak.

PROFIL LENGKAP

Nama Siar : Ida Aisha

Alamat : Kadilangu RT 1 RW I, Kadilangu, Baki, Sukoharjo Kode Pos : 57556

Pendidikan :

– TK ABA Aisyiyah Kadilangu

– SDN 1 Kadilangu, Baki

– SMPN 22 Solo

– SMAN 7 Solo

– Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP UNS Solo

Pengalaman Kerja:

Radio swasta tahun 2001 – 2004

Prestasi :

Juara I Lomba Menyiar RRI Surakarta Tahun 2003

Hobi:

Jurnalistik, Memasak

Cita-cita yang belum kesampaian:

Membuka toko kelontong dan mendirikan konveksi busana muslim

Motto:

“Hidup hanya sementara, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk meraih bekal ke akhirat.”

Hal yang paling membahagiakan:

“Berkumpul bersama keluarga.”

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>