Atasi Defisit Keimanan dengan Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS)

SURAKARTA – Digalakkannya sholat subuh berjamaah, menjadi salah satu indikator kebangkitan umat islam. Musuh islam takut jika jumlah jamaah shalat subuh sudah menyamai jumlah jamaah shalat jumat. Itulah yang melatar belakangi diadakannya deklarasi GISS (Gerakan Indonesia Shalat Subuh).

Seperti yang satu ini, ratusan muslim solo raya datang berbondong bondong menghadiri acara deklarasi giss yang berlangsung di Masjid Nurul Iman, Kalitan, Kota Surakarta pada hari Ahad (18/02) pagi. Deklarasi GISS dipimpin langsung oleh para ulama Solo raya, serta tokoh nasional salah satunya ialah Ketua Dewan Penasehat Persaudaraan Alumni 212, Prof. H. Amien Rais.

Dalam paparannya, Amien Rais menyampaikan materi terkait perkembangan dan kondisi dunia islam. Umat islam saat ini masih banyak yang mengalami defisit iman dan akidah, sehingga masih takut untuk menyuarakan kebenaran. Padahal para musuh musuh islam seperti LGBT dan PKI, sudah berani terang terangan menunjukkan eksistensinya.

Amien menambahkan, tidak mungkin umat islam bisa tercapai tujuannya jika hubungan vertikal dengan Allah SWT lemah atau terputus putus. Maka shalat subuh berjamaah, merupakan cara yang paling efektif untuk menyongsong kebangkitan islam.

Seusai deklarasi GISS, acara dilanjutkan dengan Tabligh akbar bersama ulama dan tokoh nasional di Lapangan Kottabarat Surakarta.

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>