MUI Solo Himbau Umat Islam Selektif Memilih Hewan Kurban

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta menghimbau kepada umat Islam untuk benar-benar selektif dalam memilih hewan kurban yang betul-betul sehat dan memenuhi syarat. “Hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, satu karena cacat, yang kedua karena sakit dan yang ketiga karena kurang ukur, artinya untuk kambing sudah powel, kalau sapi sebetulnya tidak begitu serta merta, asal potongannya sudah besar, dan biasanya usianya sudah 2 tahun,” ujar Ketua MUI Surakarta, Prof.Dr.dr Zainal Arifin Adnan, Sp.PD-KR saat dihubungi usai menghadiri kajian Ahad Pagi, Ahad (31/10).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan MUI Surakarta percaya sepenuhnya kepada para agen ternak yang menjual hewan kurban. Menurutnya, para agen ternak tidak akan memilih hewan kurban yang sakit ataupun cacat untuk dijual. “Karena kalau hewan kurban sakit atau cacat pasti tidak akan dikulak. Para tengkulak sudah tahu apakah hewan kurban yang dijual wajar atau tidak,” ungkapnya.

Pihak MUI Surakarta sendiri sudah meminta kepada Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo untuk mengawasi peredaran hewan kurban yang tidak memenuhi syarat. Sementara itu pihak Dispertan sudah melakukan sidak ke daerah-daerah yang menjual hewan kurban. [zzn]

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *