Jun 162013

Jika ada seseorang melakukan kejahatan pada diri kita, maka kita diperbolehkan untuk melakukan pembalasan dengan kejahatan yang setimpal atau sama, tidak boleh melebihi dari kejahatan yang kita terima, namun apabila kita tidak melakukan pembalasan bahkan memaafkan, maka Allah akan memberikan kita pahala. Dan apabila kita tetap melakukan pembalasan atas kejahatan yang kita terima, maka tidak ada dosa asalkan tidak melampaui batas atau berlebihan. Namun demikian yang lebih utama adalah orang yang memaafkan daripada yang melakukan pembalasan.

Sebagaimana firman Allah, Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.  Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosapun terhadap mereka. Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. [QS. Asy-Syuura : 40-43]

Download / Dengarkan MP3

Membuat Olahan Dari Mie

Posted by miftah at 7:58 am SWB
Jun 152013

Edisi 5 Sya’ban 1434 H/ 14 Juni 2013

Narasumber : Ibu Fadhil
Penyiar       : Salsabila

Mie merupakan penganan yang mudah ditemukan di jawa, dapat dinikmati saat-saat santai dan saat cuaca dingin. berikut adalah resep olahan Mie Goreng Jawa.
Bahan :

  • 1 bungkus mie telur kering atau secukupnya
  • 2 butir telur ayam, kocok lepas
  • 100 gram bakso/ sosis (bisa ditambah udang)
  • 200 gram sawi hijau
  • 200 gram kool
  • 1 tangkai daus seledri, cincang kasar
  • 2 tangkai daun bawang

Bumbu :

  • 5 butir kemiri sangrai, haluskan
  • 1/4 sdt lada bubuk
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 2 sdm kecap manis pedas
  • penyedap rasa secukupnya
  • minyak goreng secukupnya

Continue reading »

Edisi 5 Sya’ban 1434 H/ 14 Juni 2013

Narasumber : Ustadz Sri Sadono
Penyiar       : Tommy Al Fathoni

Setelah Rosul SAW hijrah ke Madinah masih ada yang terhalang dan belum bisa pergi ke madinah karena memang belum tahu jalannya atau memang ada sebab lain, karena memang jauh jaraknya pada saat itu dan ada hal yang terjadi untuk orang yang masih diMekah. Kemudian agar supaya tetap terjaga agamanya maka diutuslah beberapa pemuda gagah berani utusan nabi untuk mengajarkan dan mengajak kepada Allah SWT kepada kaum muslimin yang masih tetap bertahan dimekah.

Continue reading »

Jun 142013

Edisi 4 Sya’ban 1434 H/ 13 Juni 2013

Narasumber  : Al Ustadz Drs Ahmad Sukino, dan Ustdaz Masduki
Penyiar         : Miftah Al Firdaus

Ciri orang munafiq adalah mengajak pada perbuatan mungkar dan mencegah yang makruf, begitu sebaliknya orang mukmin mengajak pada yang makruf dan mencegah yang mungkar. Sifat yang lain adalah kalau ada orang yang diseru, dipanggil, diajak untuk mengikuti Alquran akan muncul orang munafiq berusaha sekeras-kerasnya untuk mengahalangi jangan sampai manusia itu tadi mau untuk mengikuti seruan itu, diajak ngaji misalkan baru diajak ngaji saja sudah dihalang-halangi. Jadi setiap muncul pangilan, seruan itu bukan orang kafir justru yang muncul adalah orang munafiq yang mengaku islam akan tetapi justru sebenarnya ia menghancurkan islam yang hatinya sebenarnya justru kafir. Sifat yang lain apabila diterangkan tentang ajaran agama itu didalamnya tidak memperhatikan, akan tetapi justru membuat gaduh hiruk pikuk pertemuan itu sehingga membuat tidak konsentrasi para jamah yang mengikuti pengajian tersebut. Dan sifat yang lain yang akan diungkap adalah melihat orang Muslim, Mukmin yang menjalankan agamanya yang sesuai dengan Al quran dan Sunnah yang sungguh-sungguh sebagaimana yang diperintahkan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari mereka melihatnya sebagaimana orang yang tertipu. Sebagaimana Allah Berfirman dalam Al quran Surat Al Anfal (9) Ayat 49 “(ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: “Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya”. (Allah berfirman): “Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, Maka Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Continue reading »

Jun 142013

Edisi 4 Sya’ban 1434 H/ 13 Juni 2013

Narasumber : Ustadz Masduki
Penyiar        : Ahmad Fauzan

Allah Berfirman dalam Al qur’an Surat Al Isro (17) ayat 9-10
9. Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih Lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,

10. dan Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.

Allah SWT sungguh kasih sayang kepada hamba-Nya, Allah SWT menciptakan
manusia dari tidak ada menjadi ada, Allah SWT memberikan manusia ujian dengan adanya perintah dan larangan. Barang siapa taqwa dan beriman kepada Allah SWT maka balasannya di akherat adalah surga dan orang yang termasuk lulus dalam ujian Allah SWT, dan barang siapa jauh dari Allah SWT, kufur pada Allah SWT maka orang tersebut tidak lulus dari ujian Allah SWT dan diakhirat balasannya adalah siksa Allah SWT yang pedih dan masuk kedalam neraka Allah SWT.
Apabila kita menunjuki jalan Allah SWT maka akan selamat, dan apabila tidak mau beriman pada Allah SWT dan jauh dari Al quran, maka akan mendapat siksa Allah SWT yang pedih.

Selengkapnya simak Ustadz Menjawab setiap Hari Kamis pukul 16.00 s/d 17.00 di PERSADA FM dan MTA FM

Edisi Kamis 4 Sya’ban 1434 H/ 13 Juni 2013

Nara Sumber : Ustadz Sarjiman
Penyiar         : Miftah Al Firdaus

Sesungguhnya kaidah pertama dalam membangun ekonomi Islam adalah menghargai nilai harta benda dan kedudukannya dalam kehidupan. Karena sesungguhnya manusia sebelum datangnya Islam, baik sebagai pemahaman agama atau aliran, telah menganggap harta itu suatu keburukan sedangkan kemiskinan itu dianggap kebaikan, bahkan menganggap segala sesuatu yang berkaitan dengan kenikmatan materi itu sebagai kotoran bagi ruhani dan penghambat bagi peningkatan kemuliaan ruhani.
Continue reading »

Jun 142013

Edisi 3 Sya’ban 1434 H/ 12 Juni 2013

Narasumber : Ustadz Dwi Wuryanto
Penyiar         : Firman

Takabur – Sikap membanggakan diri, menolak kebenaran dan meremehkan orang lain
Ujub- Sikap membanggakan diri tanpa disertai dengan merendahkan orang lain.
Antara sikap takabur seperti yang kita selalu lihat, apabila dinasihati dan orang yang dinasihati akan mengatakan ” siapa engkau hendak nasihati aku?”. Inilah tanda-tanda takabur atau sombong. Sementara ujub adalah bermegah-megah dengan kejayaan sendiri tanpa melihat bahawa kejayaan itu adalah anugerah dari Allah subhanahu wa taala dan yang menjadi pemyebab dari kejayaan itu adalah dari hasil sokongan dan bantuan orang lain.

Continue reading »

Jun 132013

Edisi 3 Sya’ban 1434 H/ 12 Juni 2013

Nara Sumber : Ustadz Masduki
Penyiar          : Ahmad Fauzan

Allah SWT berfirman dalam Al quran Surat Yunus (10) ayat 25-27
25. Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (Islam)[685].
26. bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya[686]. dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan[687]. mereka Itulah penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya.
27. dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) Balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gelita. mereka Itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

[685] Arti kalimat darussalam Ialah: tempat yang penuh kedamaian dan keselamatan. pimpinan (hidayah) Allah berupa akal dan wahyu untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
[686] Yang dimaksud dengan tambahannya ialah kenikmatan melihat Allah.
[687] Maksudnya: muka mereka berseri-seri dan tidak ada sedikitpun tanda kesusahan.

Continue reading »

Jun 132013

Edisi 2 Sya’ban 1343 H/ 11 Juni 2013

Narasumber  : Ust. Masduki
Penyiar          : Tommy Al Fathoni

Allah berfirman dalam Al quran surat Annur (24) ayat 51-52

51. Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka[1045] ialah ucapan. “Kami mendengar, dan Kami patuh”. dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.
52. dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, Maka mereka adalah orang- orang yang mendapat kemenangan[1046].

[1045] Maksudnya: di antara kaum muslimin dengan kaum muslimin dan antara kaum muslimin dengan yang bukan muslimin.
[1046] Yang dimaksud dengan takut kepada Allah ialah takut kepada Allah disebabkan dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan yang dimaksud dengan takwa ialah memelihara diri dari segala macam dosa-dosa yang mungkin terjadi. Continue reading »

Menuju Baiti Jannati..

Posted by miftah at 1:52 pm SWB
Jun 122013

Edisi 2 Sya’ban 1434 H/ 11 Juni 2013

Nara sumber : Ibu Sri Purwaningsih
Penyiar           : Afifah Khansa

Ikatan sebuah pernikahan adalah sebuah proses, tidak sebagaimana yang dibayangkan akan terwujud bahagia begitu saja, bahwa butuh kerjasama diantara komponen yang ada disebuah keluarga tersebut. dapa dianalogikan ketika menaiki sebuah perahu, bagaiaman kita mempunyai satu tujuan dan dibutuhkan kerjasama diantara awak perahu didalamnya yang satu mengayuh sampan dan yang lain mengarahkan supaya tidak tenggelam, apabila ada satu orang yang melubangi perahu maka semua akan tenggelam. karena itu sebuah proses maka kita harus bisa menikmati proses yang kita jalankan supaya mendapatkan keridloaan Allah SWT.

Continue reading »

© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha