Jun 142013

Edisi 4 Sya’ban 1434 H/ 13 Juni 2013

Narasumber : Ustadz Masduki
Penyiar        : Ahmad Fauzan

Allah Berfirman dalam Al qur’an Surat Al Isro (17) ayat 9-10
9. Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih Lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,

10. dan Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.

Allah SWT sungguh kasih sayang kepada hamba-Nya, Allah SWT menciptakan
manusia dari tidak ada menjadi ada, Allah SWT memberikan manusia ujian dengan adanya perintah dan larangan. Barang siapa taqwa dan beriman kepada Allah SWT maka balasannya di akherat adalah surga dan orang yang termasuk lulus dalam ujian Allah SWT, dan barang siapa jauh dari Allah SWT, kufur pada Allah SWT maka orang tersebut tidak lulus dari ujian Allah SWT dan diakhirat balasannya adalah siksa Allah SWT yang pedih dan masuk kedalam neraka Allah SWT.
Apabila kita menunjuki jalan Allah SWT maka akan selamat, dan apabila tidak mau beriman pada Allah SWT dan jauh dari Al quran, maka akan mendapat siksa Allah SWT yang pedih.

Selengkapnya simak Ustadz Menjawab setiap Hari Kamis pukul 16.00 s/d 17.00 di PERSADA FM dan MTA FM

Narasumber     : Ust. Masduki
Announcer      : Ali Rahman

وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ

وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

3:133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

Continue reading »

Bekal Akhirat

Posted by faradilla at 5:33 pm Ustadz Menjawab
Dec 302010

Narasumber     : Ust. Masduki

Announcer      : Ali Rahman

Allah memberikan nikmat yang sangat banyak kepada hambanya-Nya dan kita tidak dapat menghitung berapa banyak jumlah kenikmatan yang Dia berikan kepada kita.

QS. Ibrahim:34

وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللّهِ لاَ

تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

14:34. Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni’mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (ni’mat Allah)

Continue reading »

Dec 092010

Narasumber     : Ust. Masduki

Announcer      : Ali Rahman

Q. S. Ali Imran: 185

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَما الْحَيَاةُ

الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

3:185. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.

Dalam Islam orang yang disebut sukses itu adalah orang yang dijauhkan dari api neraka dan dia dimasukan dalam surga. Bagaimana caranya? Kita harus bertaqwa, tunduk, dan patuh kepada Allah SWT otomatis kita harus mengetahui bagaimana kita bisa tunduk patuh pada Allah dan rosulnya dengan belajar mengetahui firman dan perintah Allah SWT. Kita bisa melihat pada QS. Ali Imran ayat 133

وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ

وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

3:133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

Arti taqwa adalah menjaga diri dari siksa Allah SWT dengan cara menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dengan ikhlas hati.

Bagaimana caranya kita bisa bertaqwa? Dengan mengkaji firman Allah dan sabda rosulullah kemudian kita pahami, yakini, dan amalkan semaksimalnya.

Nov 182010

Narasumber     : Ust. Masduki
Announcer      : Ahmad Fauzan

Q.S. Al A’raf: 179

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيراً مِّنَ الْجِنِّ وَالإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَّ

يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَّ يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لاَّ

يَسْمَعُونَ بِهَا أُوْلَـئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَـئِكَ هُمُ

الْغَافِلُونَ

7:179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Continue reading »

Orang Kafir?

Posted by faradilla at 5:10 pm Ustadz Menjawab
Oct 072010

Narasumber     : Ustadz Masduki
Announcer      : Ali Rahman

Amal dan iman adalah yang menentukan keselamatan kita di akhirat. Beruntunglah orang-orang di dunia ini yang mau menghambakan diri kepada Allah dan selalu meningkatkan dalam mempelajari kitab Allah dan sunah rosul.

“Sholat adalah pembeda antara orang Islam dan orang kafir. Jika kita sholat maka kita adalah Islam tapi kalau kita tidak sholat berarti tidak Islam (kafir). Bila ada seseorang yang dulunya aktif sholat namun sekarang berhenti. Termasuk ketegori apakah orang tersebut? Apakah sudah kafir, padahal orang kafir itu tidak disholatkan kalau meninggal dunia namun disisi lain orang tersebut pernah sholat?”
Continue reading »

Narasumber     : Ustadz Masduki
Announcer      : Ali Rahman

Agama harus dikembalikan pada Al-qur’an dan Hadits nabi yaitu Allah dan rosul-Nya. Sebagaimana rosulullah bersabda “telah ku tinggalkan untuk kamu sekalian dua perkara yang kamu sekalian tidak akan sesat selamanya, selama kalian berpegang pada keduanya yaitu kitab Allah (Alqur’an) dan sunah nabi(Hadits yang sahih)”.

Dari Ibnu Umar ia berkata, rosulullah SAW bersabda “janganlah kamu sekalian melarang istri-istri kalian atau wanita-wanita kalian pergi ke masjid, sedangkan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka”, H.R. Abu Dawud juz 1 halaman 155 Hadits nomor 567.

Dalam beragama yang benar adalah Allah dan rosul-Nya. Ada pun ulama, kyai, dan ustadz itu bisa betul bisa salah. Maka yang penting dalam beragama adalah perhatikan darimana asal dasarnya.

Sep 162010

Narasumber       : Ustadz Masduki

Announcer        : Ali Rahman

Dalam sabda Rosulullah “ketahuilah bahwasanya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh itu, kalau segumpal daging itu rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu”, seseorang kalau hatinya bersih InsyaAllah akan membawa pada perbuatan yang baik, jika seseorang itu hatinya kotor maka akan membawa kepada perbuatan-perbuatan yang tidak baik.

AT TAUBAH 17-18

Posted by isna at 6:33 pm Ustadz Menjawab
May 062010

“Tidaklah pantas orang orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah. Sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia amalnya dan mereka kekal di dalam neraka. Hanyasanya orang-orang yang memakmurkan masjid masjid Allah adalah orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan sholat dan membayar zakat dan tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Maka hanya orang mukmin yang berhak memakmurkan masjid, dan keimanan seseorang dapat dilihat dari cara dia memakmurkan masjid-masjid Allah.

Continue reading »

Apr 292010

TANYA
Ustadz saya minta saran tentang bagaimana menghadapi takmir masjid yang sombong dan tidak mau menerima nasehat, selalu menuruti hawa nafsunya dan menjual agamanya dengan harga yang sedikit.

JAWAB
Allah SWT berfirman yang pada intinya kalau ada orang bodoh yang berceramah atau memberikan keterangan,jwablah dengan jawaban yang menyelamatkan. Kalau ada orang yang sombong seperti itu,ya sudah dibiarkan saja. Dia tidak akan mau juga menerima kebenaran yang kita sampaikan. Sedangkan sifat sombong yang dimaksud di sini adalah menempatkan segala sesuatu bukan ada tempatnya, atau menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. Orang yang seperti itu urusannya sudah di tangan Allah SWT. Karena sombong adalah selendang Allah, barang siapa memakainya maka dia akan tersungkur. Kalau di situ banyak bid’ah, kita cari saja masjid yang lain.

Continue reading »

© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha