Jun 112013

Edisi 1 Sya’ban 1434 H/ 10 Juni 2013

Nara sumber : Ustadz Ahmadi
Penyiar            : Ali Rahman

104. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): “Raa’ina”, tetapi Katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih [80].

[80] Raa ‘ina berarti: sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. di kala Para sahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah, orang Yahudipun memakai kata ini dengan digumam seakan-akan menyebut Raa’ina Padahal yang mereka katakan ialah Ru’uunah yang berarti kebodohan yang sangat, sebagai ejekan kepada Rasulullah. Itulah sebabnya Tuhan menyuruh supaya sahabat-sahabat menukar Perkataan Raa’ina dengan Unzhurna yang juga sama artinya dengan Raa’ina.

Sebab ayat 104 itu diturunkan, menurut suatu riwayat demikian : Kaum Muslimin (shahabat Nabi) apabila diajak berbicara oleh Nabi SAW sering menggunakan kalimat : “RAA’INA”, ya Rasulullah! yang artinya : “peliharalah kami dari pendengaran engkau”! Atau “semoga engkau mendengarkan apa yang akan kami tanyakan dan apa yang kami jawabkan, kami mohon dijelaskan agar kami dapa paham dan mengerti”. Kalimat “RAA’INA” dalam bahasa Yahudi juga ada, yang artinya : “orang yang bodoh” atau “tolol”, kalimat ini digunakan oleh mereka untuk “mengejek dan merendahkan”. karena kaum yahudi di madinah sering mendengar ucapan : “RAA’INA” yang diucapkan oleh kaum Muslimin kepada Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wa sallam, dengan maksud seperti yang tersebut diatas, kemudian orang-orang Yahudi mengucapakan kalimat itu ditujukan kepada Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wa sallam, tetapi dengan maksud: “Mencela atau merendahkan Nabi saja”.

Pelajaran yang dapat kita ambil adalah Kita memperoleh perintah agar berlaku dengan tata krama yang tinggi kepada Nabi SAW, jangan sebagaimana yang dilakukan oleh para ahli kitab kepadanya.

Selanjutnya Simak Risalah Tafsir Setiap Hari Senin Pukul 16.00 s/d 17.00 di PERSADA FM, MTAFM

Jan 092012
Announcer        : Tommy Al-Fathoni
Narasumber       : Ust. Ahmadi

Al Baqarah: 19

أَوْ كَصَيِّبٍ مِنَ السَّمَاءِ فِيهِ ظُلُمَاتٌ وَرَعْدٌ
وَبَرْقٌ يَجْعَلُونَ أَصَابِعَهُمْ فِي آذَانِهِمْ مِنَ
الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِ ۚ وَاللَّهُ مُحِيطٌ بِالْكَافِرِينَ

2:19. atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir. Continue reading »

Siapkah Kita?

Posted by faradilla at 5:54 pm Risalah Tafsir
Jan 022012
Announcer      : Miftah Al-Firdaus
Narasumber     : Ust. Ahmadi

Nikmat iman dan Islam yang hanya dengan itulah hidup kita akan menjadi bermakna dan berarti dihadapan Allah.

Al Baqarah ayat 17-18

مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًا فَلَمَّا أَضَاءَتْ
مَا حَوْلَهُ ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِي
ظُلُمَاتٍ لَا يُبْصِرُونَ

2:17. Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ

2:18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar),

Continue reading »

Aug 232010

Narasumber   : Ustadz Ahmadi
Announcer    :  Irwan Firman

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءهُمْ وَإِنَّ فَرِيقاً مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

2.146. Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri . Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.

Ayat ini masih erat hubungannya dengan ayat-ayat sebelumnya yang berbicara tentang bagaimana kaum Bani Israil terutama kaum Yahudi da Nasrani dari para pendeta dan rahib mereka menyikapi  Islam dan agama Islam serta Rosulullah yang membawa agama saat itu. Jadi mereka menolak kedatangan Rosulullah, mereka tidak mau mengimani Rosulullah dan mengikuti agama Islam.

Continue reading »

Aug 162010

Narasumber     : Ustadz Ahmadi
Presenter         : Miftah Al-Firdaus

وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَ وَمَا أَنْتَ بِتَابِعٍ

قِبْلَتَهُمْ وَمَا بَعْضُهُمْ بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا

جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ إِنَّكَ إِذًا لَمِنَ الظَّالِمِينَ

“Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim.”(QS. Al-Baqarah:145)

Ayat 145 ini masih sangat erat kaitannya dengan ayat-ayat sebelumnya yaitu yang berbicara tentang sikap kaum Bani Israil terutama kaum Yahudi dan Nasrani lebih terkhusus lagi kepada para pendeta dan rahib mereka yaitu ketika meraka menyikapi perpalingan kiblat yang Allah perintahkan pada Rosulullah dari Masjidil Aqso ke Masjidil Haram.

Continue reading »

Aug 022010

Narasumber     : Ustadz Ahmadi
Presenter          : Miftah Al-Firdaus

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّواْ وُجُوِهَكُمْ شَطْرَهُ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن

رَّبِّهِمْ وَمَا اللّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) mereka mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. [QS. Al Baqarah 2:144]
Continue reading »

AL BAQOROH 137

Posted by isna at 12:28 pm Risalah Tafsir
May 172010

Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Ayat ini masih berkaitan erat dengan ayat sebelumnya, dimana Allah menjelaskan kedudukan keimanan kaum Yahudi dan Nasrani yang menolak untuk mengimani Al Qur’an dan kerasulan Nabi Muhammad Saw, dan justru mereka mengajak untuk memasuki agama mereka.

Continue reading »

AL BAQOROH 136

Posted by isna at 7:29 pm Risalah Tafsir
May 102010

“Katakanlah hai orang orang mukmin, ‘kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan  kepada Musa dan Isa, serta apa yang diberikan kepada nabi nabi dari tuhannya. Kami tidak membeda bedakan seorangpun di atara mereka. Dan kami hanya tunduk patuh kepada Allah”

Ayat ini merupakan kelanjutan yang tidak terpisahkan dengan ayat sebelumnya di mana pada ayat ke 135 kaum Yahudi dan Nasrani mengajak Rasulullah untuk mengikuti agama mereka, tetapi dikatakan kepada mereka bahwa kaum muslimin adalah pengikut milah Ibrahim yang lurus, bukan hanya mengidolakan saja tetapi sudah menyimpangkan semua ajarannya dengan begitu jauh. Mereka menuhankan yang selain Allah, serta tidak mengimani apa yang diturunkan Allah kepada rasul rasulNya. Maka pada ayat yang ke 136 ini Allah memerintahkan untuk menjawab mereka bahwa kaum muslim mengimani Allah dan rasul rasul yang diutus kepada mereka, dan semua ajaran yang dibawa sesuai dengan masanya. Semua ajaran para rasul itu adalah bagian dari Islam, semua sesuai dengan jamannya dan semuanya lurus.

Continue reading »

AL BAQOROH 135

Posted by isna at 6:28 pm Risalah Tafsir
May 032010

“Dan mereka berkata,’ hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk.’ Katakanlah, ‘tidak, bahkan kami mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah Dia (ibrahim) dari golongan orang yang musrik.”

Ayat ini masih membicarakan kaum Bani Israil dan kaum musrik Mekah yang menolak dakwah Rasulullah, dan bahkan secara terang-terangan mereka mengajak Rasulullah untuk memeluk agama mereka. Padahal hal itu justru akan menunjukkan kebodohan dan kebohongan mereka dimana sebelumnya mereka mengatakan bahwa mereka adalah pengikut milah Ibrahim yang lurus. Masng masing dari mereka mendabik diri sebagai kaum yang mendapat petunjuk.

Continue reading »

AL BAQARAH 134

Posted by isna at 10:16 am Risalah Tafsir
Apr 262010

Al Baqarah 134 “Itu adalah umat yang lalu, baginya adalah apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan dimintai pertanggung jaewaban tentang apa yangtelah mereka kerjakan.”

Ayat ini masih berkaitan erat dengan ayat sebelumnya bahkan menjadi penutup dialog antara Nabi Muhammad dengan Bani Israil. Yaitu tentang kebanggan Bani Israil yang merasa sebagai keturunan dan pelanjut milah Nabi Ibrahim. Padahal mereka telah menyimpang sangat jauh dari ajaran moyang yang dibanggakan.

Kata ummat pada kalimat ini adalah merujuk kepada Nabi Ibrahim, Nabi Yakub dan anak cucu beliau, dan Allah menyangkal kebanggaan kaum Israil itu dengan mengatakan bahwa mereka adalah umat yang telah lalu, dan bahwa kebanggan mereka itu sama sekali tidak ada artinya. Dan justru kebanggan mereka yang tidak disertai ketaatan tidak akan mendatangkan keselamatan bagi mereka. Kebanggan mereka tidak akan memberi perbedaan pada hasil dari apa yang mereka usahakan. Merka tidak akan dimintai pertanggung jawaban atau mendapatkan sesuatu dari apa yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu

Continue reading »

© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha