Karanganyar (22/04/12)
Bertempat di Alun-alun kabupaten Karanganyar diselenggarakan tabligh akbar dalam rangka pengukuhan 14 Cabang Yayasan MTA di Perwakilan Kabupaten Karanganyar.  Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina hadir guna melantik pengurus cabang dengan menyerahkan SK pengurus dan sekaligus memberikan pembekalan kepada para pengurus terlantik dan juga kepada peserta pengajian yang hadir.

Pengajian yang diawaki oleh kawula muda MTA perwakilan Karanganyar itu dihadiri sekitar 50.000 peserta dan berkanan hadir sekaligus memberikan sambutan adalah Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani, Ketua MUI Kota Surakarta, Prof.Dr.dr. Zaenal Arifin Adnan, SpPD KR, Ketua MUI Kabupaten Karanganyar H. Zenuddin, BA, Dr. Syekh Hisyam Ali Bakhri dari Universitas Kairo Mesir.
Sedangkan pemberi tausyiah inti pada pengajian akbar ini adalah KH. Syuhada Bakhri, LC dari MUI Pusat yang sekaligus sebagai ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).

Selengkapnya dapat disimak pada rekaman yang ada.

Download / Dengarkan MP3

Bangkinang (23/03/12), Bertempat di gedung Mahligai Bungsu, Yayasan Majlis Tafsir Al-qur’an (MTA) telah mengukuhkan atau meresmikan Yayasan MTA Perwakilan Kabupaten Kampar Riau yang ditandai dengan penyerahan SK Pengurus oleh ketua Umum MTA Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina. Panitia menggelar pengajian Umum dalam rangka pengukuhan ini dihadiri lebih dari 1000 peserta yang datang dari  masayarakat sekitar dan warga MTA yang ada di pulau sumatera ataupun datang dari pulau jawa dengan pembicara dari Komisi Fatwa MUI Pusat Prof. Dr. Amin Suma, SH, MA.

Ketua Umum MTA Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina dalam pembekalannya kepada pengurus yang baru dilantik menyampaikan bahwa MTA adalah Yayasan yang bergerak di bidang Pendidikan dan Dakwah, bukan merupakan Orpol atau Ormas, tetapi merupakan bagian dari umat Islam yang bertujuan mengkaji atau mempelajari Tafsir Al-quran yang ada dan As-Sunnah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dipertegas lagi oleh Ketua MUI Surakarta Prof. Dr.dr. Zainal Arifin Adnan, SpPD, bahwa MTA bukan aliran sempalan apalagi sesat, tetapi merupakan bagian dari umat Islam yang bersama-sama untuk menggerakan dahwah.

Continue reading »

Alhamdulillah berkat ridlo dan pertolongan Allah pada hari Ahad 19 Februari 2012 telah diresmikan 3 perwakilan Yayasan MTA di wilayah sekitar Ibu Kota RI, masing-masing yaitu MTA Perwakilan Kabupaten Tangerang, MTA Perwakilan Kabupaten Bekasi dan MTA Perwakilan Kota Bekasi. Tidak bisa kita pungkiri bahwa dengan media yang dimiliki MTA yang bisa diakses melalui berbagai cara menyebabkan dakwah yang ditempuh oleh Yayasan MTA semakin menyebar ke berbagai wilayah di seluruh nusantara ini, dan semakin banyaknya peserta kajian yang ingin bergabung menjadi wadah resmi berupa perwakilan menunjukkan bahwa dakwah yang dijalankan oleh MTA semakin diterima oleh masyarakat luas.

Pengukuhan ketiga perwakilan tersebut ditandai dengan penyerahan SK pengurus dari ketua Umum MTA Drs. Ahmad Sukina kepada masing-masing pengurus dari ketiga perwakilan tersebut yang dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari MUI Kota Bekasi, MUI Kab. Bekasi, Walikota Bekasi, Gubernur Jabar dan terakhir sebagai acara inti pada pengajian umum ini adalah tausyiah dari Penasehat MUI Pusat Brigjed TNI (Purn) Drs. H. Ahmad Nazri Adlani.

Download / Dengarkan MP3

Kudus (28/01/12)
Pengajian akbar digelar oleh MTA Kudus dalam rangka pengukuhan pengurus MTA perwakilan kabupaten Kudus dihadiri oleh ribuan warga yang datang dari berbagi daerah di sekitar Kudus yang diadakan di gedung wanita Ngasirah Kudus. Pengukuhan atau pelantikan pengurus ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan atau SK oleh ketua Umum MTA Drs. Ahmad Sukina dan juga pembukaan selubung papan nama oleh Ketua MUI Pusat KH. Cholil Ridwan, LC.

Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina selaku ketua umum MTA dalam memberikan pembekalan kepada para pengurus yang baru dilantik menekankan pentingnya persatuan dan persaudaraan di antara umat Islam. Beliau sampaikan bahwa sesama umat Islam itu bersaudara, haram darahnya dan haram kehormatannya, karena itu hadirnya MTA di kabupaten Kudus harus bisa menjaga persaudaraan antar umat Islam, jangan sampai beda pemahaman dalam urusan fiqiyah menjadikan putusnya shilaturrahim.

Continue reading »

Banyak orang atau pihak-pihak yang mengakhiri tahun dengan berbagai kegiatan yang disenangi, ada yang membuat kegiatan berupa hura-hura, ada yang rekreasi di tempat-tempat tertentu dan lain sebaginya, namun Yayasan MTA yang berpusat di kota Solo ini mengadakan kegiatan diakhir tahun dengan meresmikan 9 cabang barunya yang ada di wilayah kabupaten Boyolali.  Di akhir tahun ini tambah sekian orang yang mendapatkan nikmat dengan bergabungnya ke MTA untuk kembali ke Al-qur’an dan sunnah.

Peresmian 9 cabang ini dilaksanakan di asrama haji Donohudan Surakarta dengan diselenggarakan pengajian umum yang dihadiri sekitar tiga puluhan ribu peserta memenuhi setiap lahan yang ada di area Asrama tersebut. Hadir sebagai pembicara utama ketua MUI Pusat dari Jakarta KH. Muhyiddin Junaedi, MA yang sekaligus secara simbolis meresmikan kesembilan cabang tersebut dengan membuka selubung papan nama, setelah sebelumnya Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina memberikan SK kepada para pengurus sebagai tanda pengukuhan pengurus cabang.

Dalam pembekalannya kepada para pengurus baru, Al-ustadz Drs Ahmad Sukina, menyampaikan agar para pengurus yang baru dilantik bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam mengemban tugas dakwah di cabangnya masing-masing, sedangkan ketua MUI Pusat sebagai pembicara uatam memberikan tausyiahnya berkaitan dengan muhasabah pada akhir tahun 2011, agar pada tahun yang akan datang menjadi lebih baik.

Alhamdulillah, di penghujung tahun 2011 ini Yayasan MTA telah menyelesaikan pembangunan Asrama putra SMP MTA di Gemolong kabupaten Sragen. Pembangunan asrama di atas tanah seluas 1600 m2 yang menelan biaya sekitar 7 milyar itu diresmikan oleh Wakil Menteri Agama RI Prof Dr. Nasaruddin Umar, MA.

Dalam sambutannya Bapak wakil menteri menyampaikan bahwa orang boleh berkata apapun terhadap MTA, namun MTA telah ikut andil membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa melalui pendidikan yang dikelola oleh MTA. Kita semua berharap semoga dengan adanya asrama ini dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang memiliki kecerdasan yang tinggi dan berakhlaq mulia.

Oct 292011

Inilah Perwakilan MTA yang paling utara di Pulau Jawa ini yaitu di kota yang terkenal dengan produk Mebel yang sekaligus sangat dikenal sebagai bumi kartini, pada tanggal 29 Oktober 2011 telah diresmikan oleh MUI Pusat Jakarta KH Muhidin Juanedi, MA.
Peresmian Yayasan Perwakilan Jepara diisi dengan pengajian umum yang diisi oleh MUI pusat, yang dihadiri oleh kaum muslimin di Kabupaten Jepara dan sekitarnya yang memenuhi gedung Wanita di Jl. HOS Cokroaminoto Jepara.

Peresmian perwakilan yayasan ditandai dengan pengukuhan pengurus yang berupa penyerahan SK oleh Ketua Umum MTA Drs. Ahmad Sukina dan diikuti dengan pembukaan selubung papan nama oleh MUI Pusat KH. Muhidin Junaedi, MA.

Cilacap, 18 September 2011
Satu lagi perwakilan MTA di wilayah kabupaten yang berbatasan dengan Jawa barat dan Jawa timur telah diresmikan yang ditandai dengan pengukuhan pengurus MTA Perwakilan Cilacap oleh ketua umum MTA Drs. Ahmad Sukina. Peresmian perwakilan yang ditandai dengan Pengajian Umum dengan mengangkat tema Pembekalan Umat Pasca Ramadhan diadakan di lapangan bola milik PTPN di desa Panulisan Timur, kecamatan Dayeuh Luhur, kabupaten Cilacap di jalan raya Purwokerto – Bandung tepatnya hanya 3 KM menuju perbatasan dengan Jawa Barat.

Ribuan jama’ah yang datang dari berbagai daerah di sekitar Cilacap yang memadati lapangan tampak khidmat mengikuti tausyiah inti yang disampaikan oleh Ketua MUI Pusat KH. Ahmad Cholil Ridwan, LC. Bahkan lebih surprise lagi dengan hadirnya orang nomor satu di Kabupaten Cilacap yaitu Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamudji. Tentu saja hadirnya seorang bupati pada acara tersebut akan berdampak positif demi perkembangan dakwah yang disampaikan oleh MT

Tidak selamanya pembangunan suatu daerah itu bisa disukseskan dengan mengandalkan peraturan-peraturan daerah saja, atau mengandalkan lengkapnya aparat pemerintah daerah saja, atau berbagai macam sosialisasi di daerah tersebut, tetapi sangat penting dan sudah seharusnya pemerintah baik pusat ataupun daerah melibatkan peran Ulama untuk andil dalam mensukseskan program-program pembangunan  yang dicanangkan. Karena rakyat perlu sentuhan-sentuhan moral dan keagamaan dari seorang ulama agar mampu menerima dan memahami program-program pemerintah, sehinggan bisa dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

Hal ini telah dicontohkan oleh Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono yang telah menghadirkan Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina di pendopo kabupaten pada tanggal 9 Juli 2011 untuk mengisi pengajian akbar yang dilakukan dalam rangka hari ulang tahun kabupaten Ngawi. Sekaligus pada kesempatan tersebut Bupati Ngawi berkenan meresmikan Gedung pengajian MTA Cabang Ngawi yang ditandai dengan penandatangan prasasti.

Sudah saatnya daerah-daerah lain untuk mengikuti apa yang dicontohkan oleh Bupati Ngawi tersebut, agar rakyat yang dipimpinnya lebih mengenal, memahami dan akhirnya bisa menjalankan program pemerintah daerah tersebut. Selengkapnya dapat disimak dalam rekaman yang ada.

Jun 292011

Malang, 29 Juni 2011
Di penghujung semester satu tahun ini telah bergabung menjadi salah satu perwakilan yayasan MTA sebuah binaan pengajian di kota Malang dengan diresmikannya MTA perwakilan Kota Malang yang ditandai dengan penyerahan SK pengurus dan pembukaan selubung papan nama oleh AL-ustadz selaku ketua Umum MTA dan KH. A. Kholil Ridwan, LC ketua MUI Pusat Jakarta.

Hadir lebih dari 10.000 peserta dalam pengajian akbar tersebut, sehingga gedung Taman Krida Budaya yang terletak di Jl. Sukarno Hatta tidak mampu menampung peserta pengajian. Sejuknya udara kota Malang menjadikan peserta sangat nyaman dan betah mengikuti berbagai sambutan dari MUI Malang, pejabat yang mewakili Walikota Malang, pesan-pesan dari Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina dan Tausyiah atau pengajian inti yang disampaikan oleh ketua MUI Pusat KH. A. Kholil Ridwan, LC.

© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha