Jan 052014

Di mata Allah segala keindahan dan kenikmatan dunia ini tidak ada nilainya di mata Allah, kalau diibaratkan nilai dunia ini senilai dengan syap nyamuk, maka orang kafir tidak ada diberi minum, sebagaimana sabda Rasulullah berikut :  Dari Sahl bin Sa’d, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya dunia ini di sisi Allah ada nilainya sesayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walaupun seteguk air”. [HR. Tirmidzi juz 3, ha. 383, no. 2422].

Namun karena dunia ini tidak ada nilainya di mata Allah, maka semua manusia apakah kafir atau iman semua diberikan kenikmatan oleh Allah, bahkan ketika Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah agar rezki hanya diberikan kepada orang beriman saja, namun Allah tidak mengabulkannya sebagaimana Firman-Nya : Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. [QS. Al-baqarah : 126].

Dec 222013

Untuk yang kesekiankalinya MTA mengadakan aksi sosial berupa peduli korban banjir yang terjadi di Gresik dan Purworejo. Sebanyak 70 orang relawan yang terdiri dari anggota SAR, dokter dan satgas berangkat ke Gresik pada tanggal 18 Desember 2013 setelah mendapatkan laporan dari pengurus perwakilan MTA Gresik dengan membawa dua buah perahu karet milik tim SAR MTA. Dengan mendirikan Posko MTA, setiap harinya membuka pelayanan kesehatan kepada para korban banjir, sementara itu anggota relawan dan tim SAR setiap harinya mengirim ribuan makanan berupa nasi bungkus ke kantong-kantong yang membutuhkan makanan siap makan dengan menggunakan perahu karet.

Setelah 3 hari membuka posko dan dirasa sudah cukup, maka tim SAR dan rombongan kembali ke Solo dan dilanjutkan menuju ke Purworejo setelah mendapatkan laporan bahwa banjir besar melanda kawasan Purworejo. Sebanyak 117 relawan yang terdiri dari Satgas dan Tim SAR MTA meluncur ke Purworejo dengan tugas membantu evakuasi kurban banjir, membuka pelayanan kesehatan dan membagikan nasi bungkus.

Inilah salah satu bentuk pengamalan dari hasil kajian di MTA yang tentu sangat sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang merupakan ideologi bangsa Indonesia. Dengan demikian tidaklah tepat kalau ada yang menganggap MTA itu anti Pancasila ataupun anti NKRI.

Nov 032013

131103-hattaHari ini Ahad, 03 Nopember 2013, untuk kedua kalinya mantan menteri perhubungan yang saat ini masih menjabat sebagai menko Ekuin datang ke gedung Majlis Tafsir Al-qur’an. Kedatangan yang pertama saat peresmian gedung MTA oleh Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, sedangkan kedatangannya kali ini khusus untuk memberi tausyiah kepada jama’ah MTA pada pengajian ahad pagi.

Dalam tausyiahnya beliau memberikan apresiasi kepada MTA atas perannya dalam membantu para kurban tsunami Aceh tahun 2004 dengan megirimkan relawannya dengan jumlah yang besar yang pada saat itu beliau sendiri yang melepasnya ketika menjabat sebagai menteri perhubungan RI. Kemudian lebih lanjut beliau memberikan apresiasinya atas pencerahan dakwah yang diampaikan oleh MTA yang tersebar di seluruh penjuru dunia melalui berbagai media yang ada seperti radio, streaming bahkan satelit.

Tausyiah inti yang disimak sekitar 7000-an jama’ah MTA, beliau sampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah masuk dalam Economic Asean Community, sehingga pasar global akan masuk ke negara kita, karena itu perlu dipersiapkan dari berbagai bidang mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), kemajuan teknologi dan pergerakan pasar ke arah Asia. Beliau tambahkan bahwa kami (menko Ekuin) siap untuk sinergi dengan berbagai potensi yang ada di MTA.

Menyikapi adanya penyerangan terhadap pengajian MTA di Sidoarjo Jawa Timur yang dilakukan oleh sekelompok masyrakat yang nota bene juga beragama Islam, Al-ustadz Ahmad Sukina selaku pimpinan pusat Majlis Tafsir Al-qur’an (MTA) menghimbau agar umat Islam untuk waspada, karena tidak disadari bahwa kita umat Islam ini sedang diadu oleh pihak-pihak lain yang menginginkan umat Islam ini pecah. Sangat aneh ada umat Islam yang melakukan penyerangan terhadap orang yang melakukan pengajian Al-qur’an dan sunnah, sementara ada kemaksiatan seperti pelacuran dibiarkan tumbuh berkembang.

Kejadian ini harus menjadi perhatian dan kewaspadaan umat Islam yang besar ini terhadap adanya pihak yang mengadu domba umat Islam, jangan sampai kita mau diadu seperti jangkrik yang begitu mudah diadu, masak kita kalah dengan ‘Coro’ atau Kecoa yang tidak akan pernah mau diadu. Selanjutnya beliau sampaikan bahwa kasus di sidoarjo ini sudah dilaporkan kepada polda jatim, yang menjadi korban telah dilakukan visum dan semoga segera diberikan kesembuhan dan proses hukumnya segara tuntas.

Al-ustadz Ahmad Sukina selaku pimpinan pusat MTA sangat menyayangkan dan turut prihatin atas kejadian yang menimpa warga MTA di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur yang dilarang melakukan pengajian oleh Polisi bahkan ketika  melakukan pengajian rutin pada tanggal 19 Oktober yang lalu, Polisi serta merta membubarkan pengajian tersebut dengan mencabut Sound system yang digunakan. Hal ini dilakukan karena adanya kabar dari pihak-pihak tertentu yang tidak setuju adanya pengajian MTA akan melakukan tindakan anarkis terhadap pengajian MTA.

Sungguh aneh hukum di negeri kita ini, kegiatan pengajian yang bertujuan untuk membangun moral bangsa ini yang dilaksanakan sesuai jalur hukum yang berlaku bukan diamankan atau dilindungi, justru malah dibubarkan oleh aparat hukum itu sendiri. Maka kalau hal ini dibiarkan begitu saja oleh umat bangsa Indonesia, inilah merupakan tanda-tanda hancurnya bangsa ini sebagaimana Rasulullah pernah bersabda, ” Hancurnya suatu umat karena tidak ditegakkkanya hukum”, dan juga sebagaimana yang difirman oleh Allah dalam surat Al-Israa’ ayat 16 : Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. 

Semoga kejadian yang menimpa warga MTA di Sidoarjo ini tidak menyurutkan sedikitpun semangat warga untuk senantiasa tetap mengaji Al-qur’an dan Sunnah dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku di negeri ini.

Sep 082013

Dalam tausyiahnya pada pengajian ahad pagi tanggal 08 September 2013, Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina selaku pimpinan pusat MTA menyerukan bahwa MTA sangat tidak setuju atau menolak adanya ajang miss world yang diadakan di Indonesia, bahkan beliau menyampaikan seandainya ajang pamer aurat tersebut diselenggarakan di Solo, maka MTA akan demo untuk menggagalkan ajang tersebut.  Beliau tambahkan bahwa Negara kita ini sudah carut marut seperti ini jangan ditambahi lagi kerusakannya dengan adanya ajang pamer aurat tersebut. Kalau hal ini oleh para pemimpin negeri ini dibiarkan saja dan bahkan didukungnya, maka jangan kaget kalau Allah mengahncurkan negeri ini dengan sehancur-hancurnya, sebagaimana firman Allah, Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. [QS. Al-Israa' : 16]

130901-Joserizal

Dalam satu kesempatan mengisi pengajian ahad pagi MTA pada tanggal 1 September 2013, pria asal Sumatera Barat yang bernama lengkap dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT ini selain menyampaikan tentang sumbangan yang diberikan oleh jamaah MTA beberapa waktu yang lalu yang sudah diwujudkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, beliau menekankan agar kita umat muslim jangan mau diadu domba oleh bangsa lain yang beliau sebut bangsa zionis.

Hal tersebut disampaikan karena disinyalir peperangan yang terjadi selama ini di negara timur tengah adalah program adu domba antar kaum muslimin yang dilakukan oleh segelintir orang-orang zionis. Setelah peperangan antara saudara terjadi akhirnya terjadi kekacauan yang akhirnya kaum zionis ini bisa campur tangan untuk ikut mengatur negara tersebut, sehingga bisa mengeruk sumber energi minyaknya. Ibaratnya kaum muslimin ini bagaikan menari atas genderang orang lain. Karena kita harus hati-hati menyikapi peperangan yang terjadi di timur tengah ini, karena kalau kita ikut terlibat jangan-jangan malah termasuk kaum yang diadu domba.

Sejak dahulu dan mungkin hingga akhir jaman perbedaan faham tentang suatu hukum di dalam agama Islam ini akan selalu terjadi bahkan lebih dari itu perpecahan umat Nabipun selalu terjadi, namun semua itu tidak perlu dipermasalahkan atau diperdebatkan. Perbedaan itu memang tidak mudah untuk disatukan yang penting bisa saling menghormati satu sama lain. Begitu halnya dengan sholat Tarawih yang saat ini lagi gencar-gemcarnya dijalankan oleh umat islam di mana saja, bahwa tentang jumlah raka’atnya ataupun cara pelaksanaannya selalu terjadi perbedaan yang semuanya juga dilandasi suatu dalil atau dasar hukum, hanya saja cara memahaminya yang berbeda sehingga terjadilah perbedaan dalam pelaksanaanya.

Hal itu sudah sangat biasa terjadi di kalangan umat Islam terutama di Indonesia ini, maka tidak perlu dijadikan alasan untuk terjadi gesekan-gesekan di antara umat Islam ini, yang penting harus bisa saling menghormati akan apa yang dipahami orang lain, jangan memaksakan apa yang dipahami sendiri. Padahal kalau dicermati di masyarakat kita semuanya tidak ada yang menjalankan sholat Tarawih karena dalam prakteknya sholat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan ini dilakukan dengan cepat atau bahkan bisa dibilang buru-buru, padahal artinya sholat Tarawih itu adalah sholat yang dilakukan dengan santai.

Materi tentang sholat malam selengkapnya bisa didownload di SINI.

Jun 162013

Jika ada seseorang melakukan kejahatan pada diri kita, maka kita diperbolehkan untuk melakukan pembalasan dengan kejahatan yang setimpal atau sama, tidak boleh melebihi dari kejahatan yang kita terima, namun apabila kita tidak melakukan pembalasan bahkan memaafkan, maka Allah akan memberikan kita pahala. Dan apabila kita tetap melakukan pembalasan atas kejahatan yang kita terima, maka tidak ada dosa asalkan tidak melampaui batas atau berlebihan. Namun demikian yang lebih utama adalah orang yang memaafkan daripada yang melakukan pembalasan.

Sebagaimana firman Allah, Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.  Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosapun terhadap mereka. Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. [QS. Asy-Syuura : 40-43]

Download / Dengarkan MP3

Jun 092013

Salah satu penyakit hati yang menyebabkan tidak bisa tersentuhnya hati dengan Al-qur’an adalah dengki, karena Al-quran akan masuk ke dalam hati manusia jika hatinya bersih dari penyakit. Karena rasa dengki itulah orang menjadi tidak senang ketika melihat orang lain sukses, sebagaimana akhir-akhir ini yang dialami oleh MTA bahwa adanya pertanyaan-pertanyaan tentang dari mana MTA mendapatkan dana, tentang bagaimana Al-ustadz menyukupi kebutuhan hidupnay bersama keluarga dan bahkan sampai menanyakan dari mana mobil yang digunakan oleh pimpinan MTA tersebut.

Padahal semestinya kita harus ikut merasakan senang dan bersyukur  atas kesuksesan yang diraih oleh orang lain apalagi kepada orang beriman, karena kesusksesan tersebut tentu akan semakin mempermudah pergerakan dakwah agama Islam ini. Perasaan dengki itu tidak membawa keuntungan apapun bagi siapapun bahkan juga tidak membawa kemudlaratan, sebagaimana yang disebutkan Allah dalam firmannya, Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan [QS.3:120]

© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha