Pestisida Alami

Posted by Ali Rahman at 3:45 am Mitra Tani
Jan 122009

Nara Sumber : Ir. Triyono
Penyiar : Ali Rahman

Pengendalian Hama Wereng & Walang Sangit

nyemprot-cilik

Pengendalian hama pada tanaman padi dengan pestisida alami, untuk menangani hama wereng dan walang sangit. Pestisida ini bisa di buat secara sederhana, aman untuk lingkungan dan memberikan hasil produksi yang lebih baik dan menyehatkan.
Musim hujan yang mendedra mengakibatkan kelembaban yang tinggi, yang tentu menyebabkan peningkatan hama, termasuk hama wereng, telur atau ulat yang biasa juga terbawa oleh air hujan

Pengendalian Hama Wereng

Perlu di amati serangan hama wereng ini sekilas hampir mirip dengan serangan hama tikus, jadi perlu di cermati rumpun demi rumpun. Untuk mencegah hama wereng ini dapat di coba pestisida alami

  1. Siapkan sekam 15 Kg,
  2. Minyak tanah 3 liter

Caranya :
Sekam 15 Kg tadi di campur dengan minyak tanah 3 liter setelah, di campur sampai merata, kemudian dapat di pakai dengan cara di taburkan di tanah yang di tanami padi tadi, ramuan ini bisa di pakai untuk l;ahan seluas 0,4 hektar.
Atau bisa juga bahan lainnya

  1. Daun Mulwa / Nimba
  2. Lombok rawit, air tuba / air jenu

Caranya :
Daun – daun ini diambil sarinya dengan cara ditumbuk atau di peras, kemudian per 1 liter air di berikan 0,2 % ramuan ini kemudian di semprotkan pada tanaman.

Alternatif berikutnya adalah :

  1. 2 buah kecubung
  2. 1 Kg Akar Tuba

Caranya :
Ramuan ini di rebus sampai mendidih, kemudian di saring, diambil 1 liter, dicampur dengan air 16 liter. kemudian dapat disemprotkan pada tanaman yang terserang

Pestisida untuk Hama Walang Sangit

Bahan :

  1. Gadung     1 Kg
  2. Jengkol     1 Kg
  3. Pule            1/2 Kg
  4. Pinang       1/2 Kg
  5. Brotowali 1/2 Kg
  6. Daun & Buah kecubung 1/2 Kg
  7. Daun Johar 1/3 Kg
  8. Daun Kliriside / Gamal  1/3 Kg
  9. Kapur Sirih 1/2 Ons

Caranya :
Bahan – bahan ini ditumbuk sampai halus, kemudian dimasukkan kedalam tong plastik, di beri air 10 liter, di tutup rapat. Kurang lebih tunggu sampai 2-3 minggu sehingga busuk kemudian ambil sarinya dengan cara ambil airnya, 1:4 air. kemudian di semprotkan pada hama, manjur untuk hama walang sangit, atau tikus atau ulat
Dengan menggunakan pestisida alami ini berarti kita juga melestarikan atau nguri -uri juga tanaman yang sudah langka.

Posting By : Ali Rahman

3 Responses to “Pestisida Alami”

  1. Mohon artikel ini dikirim ke e-mail saya,terima kasih infonya

  2. Yang perlu diperhatikan pestisida nabati/alami yang berasal dari ekstrak tanaman yang mengandung bahan pestisida itu sebaiknya segera diaplikasikan/disemprotkan ke tanaman agar efektifitas pengendaliannya bisa maksimal. Dan tidak disarankan disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama karena dimungkinkan terjadi perubahan kimiawi zat-zat di dalamnya sehingga mengurangi daya bunuh terhadap hama tersebut. Di pasaran sebenarnya ada pestisida alami pabrikan yang bahan aktifnya berasal dari senyawa organik hasil fermentasi bakteri seperti TRACER 120 SC yang merupakan pestisida alami hasil fermentasi bakteri sacharopolyspora di alam yang menghasilkan isolat spinosin yang bersifat racun dan mampu membunuh hama-hama tanaman secara cepat dan efektif. Matur nuwun.

  3. maaf mu tanya,,apa bahan ya sembilan atau yang terakhir tersebut tidak beracun untuk manusia…ya paling tidak buat yang mau menyemprotkan???

    arigatho

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha