Al-ustadz Ahmad Sukina selaku pimpinan pusat MTA sangat menyayangkan dan turut prihatin atas kejadian yang menimpa warga MTA di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur yang dilarang melakukan pengajian oleh Polisi bahkan ketika  melakukan pengajian rutin pada tanggal 19 Oktober yang lalu, Polisi serta merta membubarkan pengajian tersebut dengan mencabut Sound system yang digunakan. Hal ini dilakukan karena adanya kabar dari pihak-pihak tertentu yang tidak setuju adanya pengajian MTA akan melakukan tindakan anarkis terhadap pengajian MTA.

Sungguh aneh hukum di negeri kita ini, kegiatan pengajian yang bertujuan untuk membangun moral bangsa ini yang dilaksanakan sesuai jalur hukum yang berlaku bukan diamankan atau dilindungi, justru malah dibubarkan oleh aparat hukum itu sendiri. Maka kalau hal ini dibiarkan begitu saja oleh umat bangsa Indonesia, inilah merupakan tanda-tanda hancurnya bangsa ini sebagaimana Rasulullah pernah bersabda, ” Hancurnya suatu umat karena tidak ditegakkkanya hukum”, dan juga sebagaimana yang difirman oleh Allah dalam surat Al-Israa’ ayat 16 : Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. 

Semoga kejadian yang menimpa warga MTA di Sidoarjo ini tidak menyurutkan sedikitpun semangat warga untuk senantiasa tetap mengaji Al-qur’an dan Sunnah dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku di negeri ini.

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
© 2008 mtafm Suffusion theme by Sayontan Sinha