Narasumber : Ustadz Dwi Wuryanto
Announcer : Miftah Al- Firdaus
Zuhud itu bertentangan dengan hawa nafsu. Allah berfirman di dalam Q. S. Al-Ankabut: 64
وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
29.64. Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
Q. S. Ali Imron: 14-15
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاء وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
3.14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak [l86] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
قُلْ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيْرٍ مِّن ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
3.15. Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.
Namun dalam penciptaan manusia baik mukmin maupun kafir, semua manusia mempunyai perasaan yang sama terhadap segala kesenangan yang memang sengaja diciptakan oleh Allah untuk mereka. Jadi tidak keliru kalau seseorang sangat cinta pada wanita, sangat cinta untuk bisa mengumpulkan harta yang banyak dari jenis emas dan perak dan tidak salah kalau menginginkan banyak mempunyai kebun-kebun, binatang-binatang, sawah, ladang, dan segala apa saja yang ada di dunia ini. Akan tetapi Allah lain menyikapi atau pun memberikan sesuatu yang lain bagi orang-orang yang beriman dan hamba-hamba yang dicintai-Nya. Janganlah terlena dengan kesenangan-kesenangan yang dipaparkan di atas tadi. Diingatkan oleh Allah pada kita semuanya supaya kita tahu ada yang lebih baik daripada semua itu, yang dikejar-kejar dan diperebutkan oleh banyak manusia. Dan itu semua bagi orang-orang yang bertaqwa.
Jadi bagi orang-orang yang beriman, orang-orang yang bertaqwa (mudah-mudahan kita termasuk di dalamnya), Allah beritahukan pada kita “jangan sampai kita terjebak dalam kehidupan yang fana”.
“Semestinya kita sebagai seorang muslim menyikapi hidup di dunia ini memang tidak mudah, apalagi kalau kita sama sekali tidak pernah mendengar, tidak mau mengerti, tidak mau mempelajari bagaimana kehidupan-kehidupan para sahabat Rasulullah SAW.”
Komentar Anda